Tuesday, May 18, 2021

UKASYAH

💦💦💧💧🇮🇩💧💧💦💦
UKASYAH
*CERITA YANG TAK PERNAH ADA BOSANNYA DAN SANGAT MENGHARUKAN...*
😭😭😭😭😭


*Assalamu'Alaikum Wr. Wb...*
*Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum wafat.*
*Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga keadaan beliau sangat lemah.*

*Pada suatu hari, Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua Sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dgn para Sahabat.*
*Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat Taushiyah dari Rasulullah SAW.*

*Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya.*

*Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat2ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yang layak disembah?"*

*Semua Sahabat menjawab dengan suara bersemangat, "Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu2nya Tuhan yang layak disembah."*

*Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."*

*Kemudian Rasulullah SAW bersabda lagi, dan setiap apa yg Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.*

*Akhirnya sampailah pada satu pertanyaan yang menjadikan para Sahabat sedih dan terharu.* 

*Rasulullah SAW bersabda:* *"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah SWT, Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia.*
*Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah SWT dalam keadaan berhutang dengan manusia."*

*Ketika itu semua para Sahabat diam, dan dalam hati masing2 berkata *"Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita?*Kamilah yang banyak berhutang kepada Rasulullah".*

*Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.*

*Tiba2 bangun seorang lelaki yang bernama UKASYAH,*
*Seorang sahabat, mantan preman sebelum masuk Islam, dan dia berkata:*

*"Ya Rasulullah...*
*Aku ingin sampaikan masalah ini.*
*Seandainya ini dianggap hutang,*
*Maka aku minta engkau selesaikan.* *Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa2".*

*Rasulullah SAW berkata:* *"Sampaikanlah wahai Ukasyah".*

*Maka Ukasyah pun mulai bercerita:*
*"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, suatu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cemeti ke belakang kuda.*
*Tetapi cemeti tersebut tidak kena pada belakang kuda,*
*Tapi justeru terkena pada dadaku,*
*Karena ketika itu aku berdiri dibelakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah".*

*Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata:* *"Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah.* *Kalau dulu aku pukul engkau,*
*Maka hari ini aku akan terima hal yg sama."*

*Dengan suara yang agak tinggi,*
*Ukasyah berkata: *"Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."*

*Ukasyah se-akan2 tidak merasa bersalah mengatakan demikian.*

*Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah kepada Ukasyah.* 
*"Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. Bukankah Baginda sedang sakit..!!?*

*Ukasyah tidak menghiraukan semua itu.*
*Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah Fatimah, anaknya.*

*Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah,*
*Kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"*

*Bilal menjwb dengan nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Rasulullah."*

*Terperanjat dan menangislah Fatimah, seraya berkata:*
*"Kenapa Ukasyah hendak memukul Ayahku Rasulullah?*
*Ayahku sedang sakit, kalau mau memukul, pukullah aku anaknya".*

*Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".*

*Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikannya kepada Ukasyah.*
*Setelah mengambil cambuk itu,*
*Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.* 

*Tiba2, Abu Bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:* *"Ukasyah... kalau kamu hendak memukul,*
*pukullah aku..!!*
*Aku adalah orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah SAW sampaikan.*
*Akulah sahabatnya di kala suka dan duka.*
*Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku".*

*Rasulullah SAW bersabda: "Duduklah wahai Abu Bakar.*Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".*

*Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah SAW. Kemudian Umar bin Khattab berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:*

*"Ukasyah...*
*Kalau engkau mau mukul, pukullah aku.*
*Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad,*
*bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya. Itu dulu.* *Sekarang, tidak boleh ada seorang pun yang boleh menyakiti Rasulullah Muhammad SAW.*
*Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!!"*

*Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:*
*"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".*

*Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah, dan tiba2 berdirilah Ali bin Abu Talib, sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.*

*Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah, pukullah aku saja.*
*Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".*

*Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:*
*"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dengan Ukasyah".*

*Ukasyah semakin dekat dengan Rasulullah SAW. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.* 

*Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon...*
*"Wahai Paman, pukullah kami Paman, Kakek kami sedang sakit,*
*Pukullah kami saja wahai Paman,,*
*sesungguhnya kami ini Cucu kesayangan Rasulullah SAW.*
*Dengan memukul kami, sesungguhnya itu sama dengan menyakiti Kakek kami,, wahai Paman."*

*Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai Cucu2 kesayanganku,* *duduklah kalian. Ini urusan kakek dengan Paman Ukasyah".*

*Begitu sampai di tangga mimbar, dengan lantang Ukasyah berkata:*

*"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini..!!"*

*Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah SAW didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:*

*"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah."*

*Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.*
*Tanpa ber-lama2 dalam keadaan lemah, Rasulullah SAW membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yg sangat indah; sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah, pertanda Rasulullah sedang menahan lapar...*

*Kemudian Rasulullah SAW berkata:*
*"Wahai Ukasyah, Segeralah dan janganlah kamu ber-lebih2an. Nanti Allah SWT akan murka padamu."*

*Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW,,* *Cambuk di tangannya ia buang jauh2. Kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW se-erat2nya,, sambil menangis sejadi-jadi2nya...*

*Ukasyahberkata:* *"YaRasulullah, Ampuni aku, Maafkan aku;*
*Mana ada manusia yg sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya, agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu...*
*Karena Engkau pernah mengatakan "Barang siapa yang kulitnya pernah bersentuhan denganku, maka diharamkan api neraka atasnya."*

*Seumur hidupku aku ber-cita2 dapat memelukmu.*
*Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka.* 

*Dan sungguh aku takut dengan api neraka.*
*Maafkan aku ya Rasulullah..."*

*Rasulullah SAW dengan senyum berkata:*

*"Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat Ahli Syurga, maka lihatlah Ukasyah..!!"*

*Semua sahabat menitikkan air mata. Kemudian para sahabat bergantian memeluk Rasulullah SAW.*

*SEMOGA dengan membaca ini, bila ada air mata, ini membuktikan Kecintaan kita kepada Kekasih Allah SWT...*
*Allahumma'sholli 'alaa Sayyidina Muhammad.* 
*Allahumma sholli 'alayhi wassalam...*

*Semoga Allah SWT selalu meridhai kita semua. Aamiin...*

*Ayo kita posting di WA tentang Keagungan Rasulullah SAW...*

*Jangan sampai kisah ini kalah populer dibanding berita2 yang ada saat ini..!!*
                                                                                    *Seluruh dunia mencintai Nabi SAW.*

*Kami ingin mengajak 500.000.000 Sholawat kepada Sahabat yang mencintai Rasulullah Muhammad SAW.*
*Dengan ribuan orang berdzikir,, Semoga Negara2 Islam diselamatkan Allah SWT. Hanya dengan membaca dan menyebarkan kpd rekan2 kita...*

*KITA SEMUA UMAT RASULULLAH SAW..!!!*

   *ALLAHUMMA SHALLI'ALA SAYYIDINA MUHAMMAD,*
*WA'ALA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD*

*Kirim kepada semua teman Muslim dan INSYA ALLAH dalam beberapa menit nanti ramailah orang bersama-sama membaca Keindahan dan Keagungan Kepribadian Rasulullah SAW, Sang Manusia Agung Kekasih Allah SWT.*

*TOLONG teruskan message ini..!!*
 
*Anggaplah sebagai sedekah Jariyah..!!*

*Jangan lupa untuk menghantarkannya kepada rekan2 anda...!!*

*Tolonglah,, walaupun anda tak mau membacanya secara tuntas,, hanya menghantarnya kpd rekan2 yg lain... sudah cukup..!!*

*Selesai membacanya, kirimkanlah kepada teman2 kita yang lainnya. Dalam beberapa menit, berjuta org akan membacanya..!! Anda tak akan rugi apa2 pun; biarkan Cerita Haru tentang Manusia Agung Kekasih Allah SWT ini senantiasa berjalan..!!!*
*اللّٰهم صَلِّ عَلَی سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ* *وَ عَلَی آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد*ﷺ*❤

Tuesday, May 11, 2021

*Do’a Rasulullah SAW, di akhir Ramadhan*

🤲🏻🤲🏻🌹🌹🌹❤️❤️❤️❤️🤲🏻🤲🏻
*Do’a Rasulullah SAW,  di akhir Ramadhan*
🙏 _*“Yaa Allah..., Janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yg terakhir dlm hidupku. Seandainya Engkau menetapkan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yg dirahmati, bukan puasa yg sia-sia.”*_

🙏 _*“Seandainya masih ada padaku dosa yg belum Engkau ampuni atau dosa yg menyebab kan aku disiksa karenanya, shg  terbitnya fajar malam ini atau shg berlalunya bulan ini, maka ampunilah semuanya wahai Dzat Yang Paling Pengasih dari semua yg mengasihi.”*_

🙏 _*“Yaa Allah..., Terimalah puasaku dgn se-baik² penerima an, perkenan, kema’afan, kemurahan, pengampunan & ke Ridho'an-Mu. Shg Engkau memenangkan aku dgn segala kebaikan, segala anugerah yg Engkau curahkan di bulan ini.”*_

😘 _*“Selamatkanlah aku dr bencana yg mengancam atau dosa yg berketerusan. Demikian jg, dgn rahmat-Mu masukkanlah aku ke dlm golongan orang² yg mendapat kan (keutamaan) di _*Lailatul-Qadar*_.  _*Malam yg telah Engkau tetapkan lebih baik dr seribu bulan.”*_

🙏 _*“Semoga perpisahanku dgn bulan Ramadhan ini bukanlah perpisahan utk selamanya & bukan jg pertemuan terakhirku. Smg aku dpt kembali bertemu dgn Ramadhan mendatang dlm keadaan penuh harapan & kesejahteraan.”*_..

_*”Aamiin aamiin Yaa Mujiibas-Saailiin”.._* 

❤ _*Aku akan selalu merindukan mu yaa Ramadhan…*_

Monday, May 10, 2021

HARAPAN BULAN RAMADHAN

*KOPI PAGI... ☕*

🚪🌙🔸 *HARAPAN BULAN RAMADHAN…*


*👉🏼 Bukankah Anda ingin menjalani ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang dan nyaman tanpa terpengaruh hiruk pikuk dunia ?*
*Maka perbanyaklah ISTIGHFAR*

*ALLAH ﷻ berfirman:*

*(3) dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik dan hidup yang nyaman kepadamu*
*(QS. Huud : 3)*


*👉🏼 Bukankah Anda ingin berada di puncak kesehatan dan kekuatan di bulan Ramadhan hingga dapat maksimal dalam beribadah ?*
*Maka perbanyaklah ISTIGHFAR*

*ALLAH ﷻ berfirman:*

*(52) Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu*
*(QS. Huud: 52)*

*👉🏼 Bukankah Anda ingin memiliki hati yang bersih yang selalu memompa semangat kita dalam mendekat kepada ALLAH ﷻ di bulan Ramadhan?*
*Maka perbanyaklah ISTIGHFAR*

*ALLAH ﷻ berfirman:*

*(14) Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya dosa dan kesalahan yang selalu mereka usahakan itulah yang menutupi dan mengotori hati mereka.*
*(QS. Al Muthaffifin: 14)*

*Ternyata penyebab kotornya hati dan kandasnya kita dalam beribadah adalah DOSA*

*Saudaraku,*
*Di hari-hari terakhir menuju Ramadhan ini, marilah basahi lisan kita dengan istighfar dan bertaubat kepada ALLAH ﷻ*

*Istighfar yang lahir dari sebuah rasa takut kepada ALLAH Al Mutakabbir (yang maha memiliki keagungan) dan bukan hanya sekedar pemanis bibir.*

*Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى*

💐🔹🔸 *... ✒️*

Sunday, May 9, 2021

PENENTUNYA ADA DI “GARIS FINISH BUKAN STARTNYA

*KOPI PAGI... ☕*


*📝PENENTUNYA ADA DI “GARIS FINISH BUKAN STARTNYA📔"*

*Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengingatkan:*
*Bahwa nilai amal itu ditentukan oleh bagian penutupnya.*
 *(HR. Ahmad dan Bukhari).*

*Karena itu, perjuangan besar seharusnya kita lakukan ketika kita berada di penghujung amalan. Termasuk ketika di penghujung ramadhan.*

🍃 *Al-Hafidz Ibnu Rajab mengatakan:*
*"Wahai para hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa waktunya kecuali sedikit. Karena itu, siapa saja yang telah beramal baik di dalamnya hendaklah dia menyempurnakannya dan siapa saja yang telah menyia-nyiakannya hendaklah ia mengakhirinya dengan yang  terbaik."*

*Ujung terbaik, itulah kesuksesan orang baik.*

🍃 *Ibnul Jauzi menjelaskan: Al-Imam Ibnu Al-Jauziy rahimahullah berkata :*    
*“Seekor kuda pacu jika sudah berada mendekati garis finish, dia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan, karena itu, jangan sampai kuda lebih cerdas darimu..*  *Sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya. Karena itu,  ketika kamu termasuk orang yang tidak baik dalam penyambutan, semoga  kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan.”*             
🍃 *Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan:*
*“Yang akan menjadi ukuran adalah kesempurnaan akhir dari sebuah amal, dan bukan buruknya permulaan...”*

🍃 *Hasan al-Bashri mengatakan:*
*“Perbaiki apa yang tersisa,  agar kesalahan yang telah lalu diampuni. Manfaatkan sebaik-baiknya apa yang masih tersisa, karena kamu tidak tahu kapan rahmat Allah itu akan dapat diraih.”*

*Abu Bakr as-Shiddiq berdoa kepada Allah:*
*Ya Allah, jadikan usia terbaikku ada di penghujungnya, amal terbaikku ada di penutupnya, dan hari terbaikku, ketika aku bertemu dengan-Mu.* 
*(HR. Ibnu Abi Syaibah).*

*Yaa Allah jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.*
                            
*Semoga Allah takdirkan  keberuntungan di akhir perjalanan.*
*Semoga menjadi lebih baik dan bermanfaat*
*Robbana Taqobbal Minna*
*Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), aamiin*
*Semoga bermanfaat*

*📝PENENTUNYA ADA DI “GARIS FINISH BUKAN STARTNYA📔"*

💐🔹🔰 *.... ✒️*

Wednesday, May 5, 2021

Ikrimah Pencetus Pasukan Berani Mati

Ikrimah Pencetus Pasukan Berani Mati


Ikrimah bin Amr bin Hisyam adalah putra dari dedengkot Quraisy.

Ayahnya lebih dikenal dengan nama Abu Jahal ketimbang namanya Amr bin Hisyam. 

Saat itu Kekuatan Romawi yang jumlahnya mencapai setengah juta orang berhasil mengepung pasukan kaum muslimin dari berbagi arah dan siap utk menghancurkan. 

Melihat kondisi genting yg sedang dihadapi pasukan kaum muslimin, Ikrimah bin Abi Jahal sebagai salah satu prajurit mengangkat pedangnya dan membuat keputusan yg sangat sulit bagi siapapun. Ya, beliau memutuskan utk berjuang hingga mati menghadapi pasukan Romawi. 

Suaranya yg lantang menggelegar bagaikan petir memanggil pasukan muslimin,
*_"Wahai kaum muslimin, siapakah diantara kalian yg siap sumpah setia utk berperang hingga titik darah penghabisan?"_*

400 orang sukarelawan merapat mendekati Ikrimah. Merekalah yg dalam sejarah dikenal dg _*Katibatul Maut*_ atau *_"Pasukan Berani Mati"_*

Melihat kondisi seperti itu, Khalid bin Al-Walid bergegas mendekati Ikrimah dan berusaha utk mencegah agar tidak mengorbankan dirinya.

Ikrimah menatap tajam Khalid. Keningnya memancarkan sinar sambil berkata kpd Khalid,
*_"Biarkan aku mengambil keputusan ini wahai Khalid. Engkau telah lebih dahulu melakukan banyak kebaikan bersama Rasulullah. Sedangkan Aku dan Ayahku adalah orang yg paling keras menentang Rasulullah. Biarkan Aku menebus kesalahan masa laluku. Dahulu aku memerangi Rasulullah dalam berbagai peperangan, apakah hari ini aku harus lari dari kepungan Romawi?! Hal ini tdk boleh terjadi."_*

Pasukan Romawi dikejutkan dengan pergerakan Pasukan berani mati yang dipimpin Ikrimah yang bergerak maju bagaikan singa yg mengamuk menyerang mematahkan leher mereka.

Sukarelawan pasukan berani mati terus maju merangsek bergantian membuyarkan konsentrasi ribuan pasukan Kekaisaran Romawi yg mengepung pasukan muslimin. 

Ikrimah bin Abi Jahl yg memimpin pasukan berani mati terus maju hingga jantung kekuatan pasukan Romawi utk mematahkan pengepungan. Tindakan patriot Ikrimah dan pasukan berani mati membuat pasukan Romawi ketar ketir. 

Komandan perang Romawi memerintahkan agar seluruh anak panah diarahkan kpd pasukan berani mati yg terus merangsek maju tanpa takut mati.

Kuda yg ditunggangi Ikrimah limbung terjatuh karena disebabkan banyaknya anak panah yg bersarang ditubuhnya. Ikrimah melompat dari punggung kudanya dan terus menerjang puluhan ribu pasukan Romawi dengan pedangnya. Kini anak-anak panah Romawi diarahkan ke jantung Ikrimah.

Pasukan berani mati yg telah bersumpah setia yg menyaksikan tindakan heroik Ikrimah langsung terpacu utk menyusul komandan pasukan berani mati demi meraih kematian dijalan Allah sebagaimana yg telah mereka ucapkan dalam janji setia.

Pasukan Romawi hampir tidak percaya dengan pemandangan yg ada dihadapan mereka. 400 orang pasukan berani mati kaum muslimin yg telah sumpah setia terus maju menjemput kematian. Allah telah menjadikan hati pasukan Romawi gentar dan ketakutan.

Pasukan Romawi mundur kebelakang melarikan diri. Teriakan takbir yg digaungkan pasukan berani mati yg dipimpin Ikrimah telah membuat pasukan Romawi kocar kacir, sehingga pengepungan terhadap pasukan kaum muslimin dapat diakhiri. 

Khalid Bin Walied bergegas mencari sepupunya, Ikrimah bin Abi Jahal di tengah korban yang bergelimpangan. Tubuh Ikrimah didapati bersimbah darah tidak jauh dari Al Harits bin Hisyam dan Ayasy bin Abi Rabiah yg juga terluka parah.

Dalam rintihannya Al Harits bin Hisyam meminta seteguk air. Namun sebelum meminum nya, ia melihat Ikrimah bin Abi Jahal yg terbaring lemah tidak jauh darinya. Al Haris mengatakan kpd orang yg membawa air, "Berikan air itu kpd Ikrimah, karena ia lebih haus daripada aku."

Ketika pembawa air mendekati Ikrimah dan akan meneguknya, Ikrimah melihat Ayasy yg bersebelahan tidak jauh darinya. Ikrimah meminta kpd pembawa air agar memberikan air kpd Ayasy terlebih dahulu.

Namun Ayasy menolak utk meminum air yg dibawakan kepadanya sambil mengatakan, "Aku tidak akan meminum air itu sampai saudaraku yang meminta pertama kali meminum nya."

Maka orang yg membawa air itupun akhirnya kembali ke tempat Al Harits bin Hisyam. Namun sayang, ia mendapati Al Harits telah menghembuskan nafas terakhirnya. Saat mereka menengok Ikrimah, Ikrimah pun telah syahid. Air pun dibawa ke Ayasy, namun Ayasy sudah tidak bergerak.

Sumber
Bidayah wan Nihayah Ibnu Katsir
Tarikh At Thabari
Siyar A'lam An Nubala Adz Dzahabi

#sejarahislam #KetikaKitaMemilikiIzzah #membacasejarah #remah2sejarah #IkrimahbinAbiJahal 

#Aboer